Bagian dari upaya percepatan realisasi berbagai program kerja yang dilaksanakan pada tahun 2020 di setiap OPD Pemkab Lombok Utara, Bupati H. Najmul Akhyar menyerahkan langsung Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2020 kepada masing-masing kepala OPD lingkup pemda setempat, (Jumat, 24 Januari 2020).

Bupati Najmul Akhyar mengawali sambutannya mengatakan, penyerahan DPA itu adalah momentum yang penting karena pada hakekatnya penyerahan tanggungjawab dari Pimpinan Daerah kepada pimpinan OPD. Sehingga, lanjut Najmul, seyogyanya acara itu mesti khidmat agar transfer tanggungjawab tersebut benar-benar terasa, pasalnya tahun ini adalah masa yang menentukan capaian-capaian pemkab Lombok Utara pada tahun berikutnya.

“Kewajiban tersendiri bagi tiap pelaku pemerintahan daerah sehingga harus mendapatkan perhatian penuh,” kata bupati mengingatkan pimpinan OPD. “Saya ingin menjadikan tradisi untuk tiap kali penyerahan DPA kita laksanakan di tempat terbuka yaitu tempat-tempat pariwisata, dalam rangka membangkitkan semangat kita terhadap obyek wisata untuk memanfaatkan sebaik mungkin obyek-obyek wisata dalam rangka memperkenalkan obyek wisata kita kepada semua pemegang amanah ini,” tutur Doktor Ilmu Hukum itu.

Dikatakan Bupati Najmul, dari sisi capaian terhadap performance keuangan daerah, KLU bahkan sudah meraih lima kali WTP berturut-turut. Capaian itu, tandas bupati, amanah yang terberat seraya mewanti kepala OPD agar jangan sampai pada pemeriksaan yang keenam tahun ini hasilnya justru menurun.

Tentunya hal itu sesuatu yang tidak baik sambil berharap capaian-capaian baik yang telah diperoleh harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Di samping itu juga, KLU mendapatkan anugerah dana reksa berturut turut, dari 532 kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, ada 10 kabupaten/kota yang mendapatkan anugerah dana reksa dari Menteri Keuangan.

Lalu, Ombudsman RI juga memberikan Lombok Utara predikat kabupaten dengan tingkat kepatuhan tinggi yaitu zona hijau. Penghargaan itu selain wajib disyukuri juga suatu amanah yang berat untuk dipertahankan.